23:25 malem
Salam,
^_^…entah aku mesti tersenyum atau menangis…yang pasti itu konsekuensinya…idealnya aku harus senang gembira..kalau aku sedang diajari tentang sesuatu, tentang memendam ego, aku tak layak untuk berkehendak.. aku sendiri kan yang bilang..bahwa aku harus menjadi budak yang baik.. ini soal budak…kapan aku bisa melepaskan budak dari perbudakan? Sedangkan dia masih ada untuk mengaturku…seharusnya diriku sejati yang mengatur budak..sedang aku sendiri tak berdaya untuk mengambil alih. Dosa masih melekat, rasa jiwa masih berkarat..jika aku ingin diajari…jangan aku sekedar berjalan..namun aku harus mendaki…dan pendakian itu bukan sekedar jalan aspal yang licin dan mudah dilewati..namun pegunungan yang terjal dan bukit2 yang berbatu..
Mungkin wadahku hanya sebesar batok kelapa..atau mungkin lebih kecil dari itu..atau parahnya aku belum mempunyai wadah…ketika wadahku terbentuk…pengetahuan itu akan hadir atas IzinNya. Namun, aku sendiri amat menyadari bahwa aku masih tak kuasa menghadapi ini..Ya Allah…hilangkan kelemahan ini…beri aku kekuatan…aku salut dengan perahu yang dengan rela digerakkan oleh ombak…kemana arah angin perahu itu dengan rela tergerak..tanpa protes sedikit pun.
Jika hal itu terjadi maka terjadilah…yang menjadi pertanyaanku, kapan aku bisa menjadi orang yang dengan senang hati dan tulus menerima apa yang memang dikehendakiNya?.memahami diriku pun sangat sulit jika mengandalkan kekuatan diriku…Hey!! Sadarlah!! aku tak memiliki kekuatan apa pun!…seharusnya aku berjalan sesuai dengan apa yang sudah menjadi ketetapanNya…aku harus berusaha memahami kehendakNya..aku tak boleh mengedepankan egoku untuk dipahami olehNya...kalau aku ingin seperti itu lalu untuk apa aku diciptakan? Sombong sekali jika aku bersikeras untuk melawan ketetapan dan mengedepankan nafsuku!!
Diriku…Ayolah!…disini kamu hanya sebagai seorang musafir..kamu harus terbang dengan dua sayap..kesempatan disini hanya sesaat…harus menjadi perahu yang berjalan layaknya perahu Nabi Nuh yang terombang ambing mengikuti arus air yang besar. Bukan pasrah namun lebih dari itu.. diperlukan keberserahdirian..apa aku bisa menjadi budak yang taat?..jika sampai pada taraf itu, gelombang air akan begitu besar menerjangmu..angin topan akan selalu menerpamu..akarmu harus kuat dan menjulur ke dalam..batangmu harus tinggi menjulang ke langit..jika kamu tulus, buah manis akan kau peroleh..
Ya Allah…ampuni aku..bantu aku…
dzihni firuz
0 komentar:
Post a Comment