7/14/2011

Memang Lidah Tak Bertulang....

Kedoya Elok

14 Juli 2010

04:41 pagi

Salaam…

Ditengah suasana sepi dan sayup-sayup suara orang yang sedang mengaji menyambut adzan subuh, aku terbangun..Hari libur kedua dari aktivitas harian…yaah rasa mules dateng lagi di awal siklus bulanan, sehingga membuatku sulit memejamkan mata, terfikir apa yang harus kulakukan dan aku butuh untuk menulis…hal yang sering terlupakan saat ini.

Saat ini aku merindukan sanak keluargaku di bandung, kakak-kakak dan adikku yohan, merindukan canda riang keponakan-keponakanku yang sudah tidak sedikit lagi, merindukan orang tuaku yang apa adanya, merindukan masakan ayam balado buatan mamah yang rasanya berbeda dengan masakan lain, namun aku suka J. Aku sayang mereka walau masih banyak kelemahan untuk mengungkapkan rasa ini..aku merindukan kebersamaan yang semoga tak pernah ada lagi ada permasalahan ego remaja seperti dulu karena masing2 sudah dewasa dan berkeluarga, dan aku merindukan hal itu.. saat ini rasa rindu itu hanya mampu tersalurkan lewat telpon dengan mereka. ..

Hmm…terfikir soal lisan, kemarin aku dikirim bbm oleh adikku yohan mengenai menjaga lisan..yah isinya yang saling mengingatkan soal bahaya Lidah, dan hal ini cukup menyentuhku..karena ini hal yang biasa terjadi dan kita lakukan baik sadar ataupun tidak. Aku pernah dengar lirik lagu lawas yang kutipan baitnya “Memang lidah tak bertulang, tak terbatas kata-kata”…yah itulah uniknya lidah, nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita. Tak bertulang, dan bebas untuk berkata-kata. Apa yang dikeluarkan adalah mencerminkan apa yang ada di dalam hati kita. Namun kelebihannya bisa menjadi kekurangan bagi yang memilikinya.. sekedar kutipan dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada muridnya yang salah satunya adalah mengenai lidah, isinya :

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya, lalu beliau bertanya “Apakah yang paling tajam di dunia ini?” dan murid-muridnya bertanya dengan serentak “Pedang”, “Benar, tapi yang paling tajam adalah Lidah manusia, karena melalui lidah manusia dengan gampanganya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri

Ternyata lidah adalah benda yang paling tajam jika dengannya, sebuah kalimat yang dikeluarkan bisa menyakiti hati dan perasaan orang lain, entah perkataan anak terhadap orang tua, orang tua terhadap anaknya, istri terhadap suami, suami terhadap istri, seseorang dengan kerabatnya, atasan terhadap bawahannya dan sebaliknya.

Dengan lisan apa yang keluar bisa berupa kata-kata baik dan santun, bisa berupa kalimat kritikan, komentar, pujian, makian, kesal, dll. Karena lidah adalah penyambung ungkapan rasa yang berada di dalam hati kita. Tak elak kita sering mendapatkan perkataan yang keluar dari lisan seseorang setiap saat kecuali kalo memang kita tinggal di sebuah gua, sendirian dan tak ada orang yang berada disekitar kita. Sebuah interaksi menghasilkan komunikasi yang terjadi diantara kita dengan orang lain, sehingga tak dapat dihindari lagi kita selalu menangkap sebuah ekspresi dari maksud dan ungkapan rasa seseorang.

Pernahkah kita mendengar seseorang yang selalu berkata kasar? Atau pernahkan menemui seseorang yang berkata halus dan lemah lembut? Hanya kita yang bisa merasakan itu, karena masing2 dari kita terbentuk dari lingkungan yang berbeda dan cara pendidikan yang beragam entah dari orang tua, lingkungan rumah, atau sekolah. Sehingga setiap orang dapat menangkap sebuah maksud dan rasa yang berbeda pula.

Jika ada seorang yang besar di sebuah lingkungan anggap saja terminal ataupun pasar, bertemu dengan seseorang yang terbiasa dengan lingkungan masjid ataupun dibesarkan dari keluarga yang terbiasa santun, sungguh itu suatu hal yang kontras terjadi sehingga kedua orang ini bisa sangat kaget dan aneh ketika berhadapan dengan kalimat-kalimat yang berbeda.

Namun ketika ada sebuah perkataan yang keluar sehingga menyakiti si penerima, itu yang perlu kita waspadai. Karena ucapan lidah kita mampu menembus ke hati dan menyentuh rasa seseorang, entah rasa sakit, haru, nyaman, tenang, sehingga respon penerima diantaranya ada yang merasakan dengan ucapannya membuatku tenang, atau ucapannya membuatku semangat dan termotivasi, bahkan sampai ucapannya membuat hatiku sakit rasanya. Sehingga ketika lidah yang terucap dan mampu menembus perasaan si penerima dan ketika si penerima tersakiti maka itulah yang membuat lidah itu sangat tajam melebihi sebuah pedang.

Seseorang dengan lidahnya yang telah menyakiti bagaikan sebuah paku yang ditancap kepada sebuah kayu, hari pertama anaknya menyakiti ayahnya..dan ayahnya mencoba menancapkan pakunya ke kayu, hari kedua dia menyakiti lagi, kemudian ditancapkannya lagi paku itu.. hingga hari2 selanjutnya, anak it u terus menyakiti perasaan bapaknya sehingga paku yang tertancap memenuhi kayu tersebut. Suatu saat anak itu meminta maaf atas perkataan yang telah menyakiti hati bapaknya…dan bapaknya pun mencabut semua paku yang tertancap di sebuah kayu tanda bapaknya memaafkan sang anak, namun apa yang terjadi? Paku itu tidak ada, namun bekas tancapan yang berada di kayu itu masih tersisa, itulah mengapa sebuah ucapan yang telah terucap dan menyakitkan si penerima tidak dapat ditarik kembali, dan waktupun tak bisa diulang kembali. Hanya kelapangan hati dan rasa memaafkan sang bapak yang bisa mengobati rasa sesal anak itu.

Seperti apakah sosok Rasulullah saw? Yang kudengar beliau sosok yang santun, yang sangat menjaga lisannya, sosok yang lemah lembut, bahkan tegas ketika menyangkut kebenaran.. semua sifat yang proporsional.. ketika bercanda tak berdusta, tidak melebih-lebihkan, tidak menyakiti perasaan si penerima. SubhanALLAH….apakah setelah beliau ada yang meneladani sifat2nya? Sifat yang baik bahkan dengan menjaga lisannya? Semoga kita bisa meneladani sifat2 dan ajaran yang disampaikannya…amiin…

Dengan lidah, sesuatu yang kecil dan tak bertulang, dengannya bisa menjadi ketaatan yang teguh dengannya bisa tertipu karenanya, tiada terlepas daripadanya selain dengan diam.

4/06/2011

“Silaturahmi” nya si X

Minggu, 03 April 2011

Salaam…malem ini langsung pengen nulis..beberapa hari yang lalu misuaku dapet sms dari si X anggep aja namanya Rina, dia pake nomor yang lain (bukan nomor yang biasa suamiku save)…isinya (udah diedit kata yang disingkat ,bahasa ga ditambah or dikurang..edit tidak mengurangi content dr sms dimaksud) :

+6282158290XXX, Kamis malam
21:10 Rina : Ka barak trima email Na? *Na~Nama panggilan untuk Rina

22:54 Suamiku: Beluum

Jumat, Rina sms lagi
05:10 Rina: Maaf kalau sudah mengganggu ga ada niatan lain hanya ingin silaturahmi. Tapi sepertinya kurang berkenan di hati ka barak. Sekali lagi maaf

07:17 Suami : Semalam lagi ada pengajian tapi memang tidak ada email masuk

07:31 Rina: Email 3 hari lalu

07:40 Suami: Alamat emailnya?

07:41 Rina: Alamat lama

07:45 Suami: Ga ada

07:48 Rina: Semalam Na Nunggu di Bandara Cengkareng

07:52 Suami: Waduuh..aku nggak dapet..Alamatnya salah kali

07:55 Rina : Kalau ga salah yang (XXXX@XXX.com) ada dua email yang dikirimi *email aku rahasiakan

07:56 Suami : iyah bener itu @XXX.com. coba nanti di check di spam.

Siangnya :
12:58 Suami: sudah dicek nggak ada kok yah?

13:59 Rina: udah di email & report terkirim. Sedih deh udah ga diperhatiin.

14:02 Suami : Perhatian nggak harus kelihatan bukan? Doanya nyampe insya Allah

14:15 Rina: Emang ga harus keliatan, tapi juga ga terasa. Na nganggep ka barak tetep seperti kakak Na. jadi jangan takut rumah tangga ka barak terganggu. Tapi ini udah jawaban ko buat semuanya.

14:17 Suami: pundung ieu teh? *bahasa sunda buat orang yang ambekkan hehehe..

14:18 Rina: Ga ngerti, maaf ganggu

14:18 suami: kamu ngambek gitu?

14:23 Rina: ga ada alesan buat ngambek, tapi aneh aja seakan-akan ka barak baru kenal dan menghindari (semoga Na salah)

14:27 Suami : aku tidak menghindari kamu, tapi menghindari hal-hal yang bisa membuat kamu dan aku celaka

14:44 Rina: Astagfirullah, jauh dari pikiran Na untuk hal-hal negative. Na pun udah menjadi hak suami Na ka Barak. Jadi demi Allah ga ada niatan yang lain. Tapi Kalau dengan sikap Na, ya insya Allah ga akan terulang.

14:51 Suami: Persangkaan kamu salah, bukan kesana yang dimaksud. Punten jika memang jadi tersinggung, tapi sekali lagi bukan kamu yang dihindari

*Glek…ntah apa efek yang kerasa…buat yang ngebaca aku ga tau komentnya seperti apa ketika kita sang istri dihadirkan kejadian seperti ini…Jumat Sorenya masku tiba2 meluk aku erat-erat ..berkali-kali bilang “aku sayang kamu Ly..You are my Lovely” dan berkali2 kalimat itu disebutkan..dan ternyata aku baru tahu..suami dan kami sedang dihadirkan ujian atas izinNya…si X datang dengan alasan silaturahmi..

apalagi si X ini pernah juga sms iseng (dan saat itu pas misuaku meminta aku buka smsnya..dan minta tolong untuk membalasnya)..info buku bagus untuk dibaca dan nostalgia sejenak, ucapan selamat ultah, ataupun menelpon yang notabene hal itu dia anggap lumrah karena alasan status menganggap sebagai kakak…

Aku bingung…dulu setelah pernikahan kami..Rina ini (yg masih sodara misuaku) cerita kepadaku seolah2 suamiku yang mengejar-ngejar..walau kalimat itu bisa di buatnya sehalus mungkin agar aku bisa menyimpulkan sendiri…

Kalo ditanya kenapa kita bisa ngobrol..awalnya aku ga ada anggepan apa2, aku yang welcome..kenalan di acara pernikahan sodara misuaku yang lain..dan akhirnya tanpa ada perasaan apapun, Rina menceritakan dahulu tentang hubungannya dengan misuaku…seolah2 dia lebih mengetahui karena lamanya berkenalan dan sepenggal kalimat “kita tuh udah kaya suami istri walau ga hub. kaya suami istri lint”..saat itu aku hanya mendengar datar tanpa ada perasaan apa2 karena fikirku itu hanya masa lalu apalagi saat itu seakan2 kami bisa akrab bercerita, entah kenapa..dibalik akrabnya cerita dia…malamnya ternyata dia sms suamiku..”Olint tau drmn kalo Na pernah deket dengan ka barak?” (kurang lebih itu smsnya)..yah suamiku jawab jujur apa adanya.

Bulan itu sekitar bulan mei.. tepat saat ultah misuaku, adiknya tiba2 nelp aku mau mengucapkan selamat ultah untuk suamiku, entah tau dari mana adiknya Rina tau tanggal ultah misuaku…yah siapa lagi kalo bukan Rina yang memberitahu ...aku terima akan niat baiknya..ketika si adik itu bertanya ka barak kemana..aku bilang lagi ga di rumah..eh ternyata saat itu moment yang tepat Rina untuk sms “ka barak sibuk?” dan akhirnya Rina menelpon misuaku (krn alasan sodara), saat itu Rina pun curhat kepada suamiku, kirim email ucapan selamat ulang tahun dengan dalih menganggap kakak.

Bahkan terkadang sms menanyakan kabar suamiku, selama itu pun suamiku memang menanggapi seperlunya..menerima telpon, membalas smsnya. Anehnya sms jumat kemarin, Rina ini tetap menganggap suamiku kaya baru kenal dan menghindar..aku hanya tersenyum difikir2 menghindar dari siapaa? kalo menghindar dari fitnah sih iya dan kata kang mas sih beliau menghindari setan dalam diri dan setannya Rina, (yang kalo sifat setan suka membawa ke hal2 yang tidak baik dan membawa perpecahan)..karena apa yang kita tanam itu yang kita tuai..

Selama ini aku lihat suamiku sangat menghargainya..membalas sms, menerima telpon..dan tiba2 ada statement seakan2 kaya baru kenal dan menghindar..kadang serba salah juga sepertinya di posisi suamiku..maunya seperti apa? Apa mungkin ingin diperlakukan seperti dulu? Yaah orang dewasa juga mungkin tahu kalo namanya udah nikah pun pasti ada batas2 tertentu dalam bersikap, apalagi bukan mukhrimnya. Setau aku pun ke kakak kandung juga perlakuannya ga gitu-gitu amat.

Dan kejadian ini terulang kembali…Rina nekat ingin ketemu dengan misuaku di bandara cengkareng.
• dengan alasan Silaturahmi
• tanpa ada niatan apapun
• karena sudah dianggap kakak
• sedih ga diperhatiin


yang jadi pertanyaanku..
• jika memang dia berniat dengan alasan silaturahmi dan bermaksud baik, mengapa hanya ingin ketemuan dgn suamiku padahal jika ada niat baik, sebelumnya aku dan Rina pun biasa aja, bahkan awal ketemu bisa akrab. Kenapa tidak bisa ngobrol antara kita berdua, toh akunya biasa aja sejak awal..tp karena selanjutnya dr sms dan telpon yang hanya menanyakan n curhat ke suamiku bahkan harus lewat email aku pun bertanya2 ini maksudnya apa?..jika dia menganggap itu silaturahmi mengapa tidak mengabarkan kepada mamah mertuaku yang notabene adalah uwaknya, bahwa dia ada di cengkareng. Semisalnya Rina tidak bisa bertemu pun bisa mengabarkan..kenapa hanya ke misuaku dan itupun harus lewat email dan sms, dia menggunakan nomor hp yang berbeda (yah positif aja, soal nmr hp yg beda sih ga jadi soal)..sangat disayangkan kata baik “Silaturahmi” itu digunakan untuk menutupi niat dibalik itu yang mungkin tanpa dia sadari..Rina kenal aku..kenapa gak sms sama aku, minimal ada niatan baik, kenapa harus mengirim email yang entah isinya apa..yang akhirnya ternyata email itu ga sampai ke suamiku..(atau mungkin suamiku sudah membacanya namun menjawab "belum" baca karena untuk menjaga Rina biar ga kecewa)...

Berarti dia niat n nekat bertemu dengan suamiku.., padahal dia sudah bersuami..…apa niatnya? Karena alasan misuaku menghindar darinya n dia udah ga diperhatiin lagi?…apa dari suaminya belum cukup dapet perhatian? Kalaupun memang suamiku berubah ga kaya dulu yah memang sekarang kita udah berubah, kita sudah punya kehidupan masing2..toh aku pun ga pernah berusaha mendekati teman2 dekatku yang sudah beristri karena sangat menjaga perasaan pasangannya, semisalnya dekat pun aku berusaha banget menjaga perasaan istri mereka…apakah Rina ini ga kepikiran kesana? Dimana posisi suaminya? Semisalnya suaminya tau ataupun memang dateng kecengkareng bersama Rina, kenapa Rina ga bisa menjaga perasaan aku? n kenapa ga nelpon dengan niatan baik tapi mengirim email n sms secara diam2? bisa jadi :
  • suaminya tau kalo rina ingin bertemu suamiku, dan tau kalo rina mengirim email n sms ke suamiku yg isi smsnya sprti diatas.
  • suaminya tau kalo rina ingin bertemu suamiku, tp tidak tahu kalo rina mengirim sms yang isinya seperti diatas n email (yg ga nyampe ke misuaku).
  • suaminya ga tau kalo rina ingin bertemu suamiku, n tau juga rina ngesms n email ke suamiku.
  • suaminya ga tau kalo rina ingin bertemu suamiku tapi tau rina sms n email ke suamiku..(sepertinya ini kemungkinan yang kecil).
yah kemungkinannya antara empat itu..tapi apakah suaminya tau ga yah rina sesekali sms n pernah nelpon curhat ke suamiku?,,,wallahualam...

Karena sudah dianggap kakak? Loh kan dulu Rina n mas barak dulu ada niatan mo nikah..tapi cerita suamiku bilang “Rina sendiri yang nekat pengen nikah n kabur dr ortu” walau mas ku sudah bilang harus ada restu ortu…jadi yang bener yang mana?? Kalo dianggap kakak, kenapa ada niatan nikah? itu mah bukan kakak atuh tp ada niatan jd calon suami..walau akhirnya ga jadi karena Rina nikah duluan ketika suamiku sakit n tergeletak di RS..(sudah sakit, disakitin-red)…walau pelajaran itu dipahami setelah bertahun-tahun yang akhirnya suamiku dalam selang waktu yg berbeda berkata :

aku bersyukur Ly..kenapa aku ga jadi sama si Rina, mungkin kalo nyatu aku ga akan bahagia…aku ga akan ketemu pakde, aku ga akan ketemu kamu"

"mungkin dulu aku suka bukan krn suka tp karena ada rasa kasian karena si Rina dulu punya masalah keluarganya"

"aku bersyukur Ly diketemuin kamu"

…Ya Allah..:’I

Melihat itu semua berarti mungkin aku bisa menilai siapa yang sebenernya menyukai siapa…dan Rina sendiri pernah cerita padaku di bulan mei ketika pas kita ngobrol n cerita “aku ga ada niatan apapun sama mantan2ku Lint, tp istri2nya pada ngeliatku sinis”…Aha!! I got the point…”Pantesan pada judes..toh Rina sendiri ga bisa jaga perasaan istrinya..walau dengan alasan apapun..toh kalo niat baik pun harusnya dengan cara yang baik, ga sembunyi2.

So..masalahnya dengan olint? olint mungkin lebih ke caranya aja yang diam2, kalo memang dari awal kita kenal baik, kenapa ga dengan cara yang baik..ga main sembunyi2.


senin, 04 April 2011
aku coba nelpon dan ternyata dia angkat..
Aku : Assalamualaikum Na...
Rina: Iya...dengan siapa nih?
Aku: ini sama olint Na.
Rina : menutup telpon

aku nelpon kembali ternyata telpon sedang dialihkan, dan dia tidak mengangkat, kembali ku telp. dia pun mereject, dan akhirnya kutelpon dia pun menonaktifkan hpnya...dan akhirnya aku kirim pesan mailvoice..intinya aku ingin ngobrol...(serius aku ga ngajak berantem atau apapun..ngobrol pun ga mau marah atau pun jutek, karena aku menjaga dia sodara misuaku cuman ingin nanya maksud dia ketemuan dengan misuaku, dan kenapa harus via sms or email)..

ternyata besok paginya dia sms :
"kalau mau telpon silakan hubungi saya dihari jumat dst, karena 3 hari ini saya sibuk"

*Glek...jutek amat yah..(ga ramah kaya dulu)...smsnya sudah menunjukkan sikap defense nya...ya sudah aku jawab untuk menerangkan bahwa suamiku tidak menghindar krn sangat menghargai suaminya, menghargai aku, dan menghargai Rina dengan cara sms or nerima telpon, dan aku menegaskan aku ga mau ajak berantem kaya anak kecil dan menyampaikan bahwa silaturahmi itu bukan dengan cara sembunyi2...sambil becanda.."tapi ga sibuk nungguin cengkareng kan?" hehe

eh malah jawabnya ga bersahabat...yo weis dah...aku juga ga nyaman kalo udah mo perang2an....pengennya damaai n tentraam...*sambil bertanya2 dalam hati..ko aneh yah..udah salah jutek lagi...hihihi...kalo istri orang mah udah nyemprot aja pake semburan steam...AstagfiruLLAHaladziim

ami ta ba chan....:D

Aku bertanya ke suamiku: "ko Rina kaya gitu yah mas, toh aku niat nelpon baik2 mo ngobrol tentang maksudnya tapi besoknya dia sms kaya gitu, apa aku salah?"
suamiku jawab : "mungkin dia ngehindar karena ngerasa kalo sikapnya salah"
Aku : "emang Rina ga kefikiran gitu perasaan orang, apa aku pernah nyakitin dia?
ko cara nya seperti itu?"
Suami : "yang aku liat sih kayanya Rina hanya mikirin rasa penasarannya dia Ly..yah
kamu liat sendiri, dari awal smsnya aja udah kaya gitu kalo niatannya "baik"
harusnya ada akhlaknya...dan kamu punya akhlak itu yang dia ga punya"

dan suamiku pun bercerita, mungkin ini ujian ku dan kamu juga...dan suamiku bercerita tentang sifatnya Rina dulu...yah akhirnya aku pun memakluminya....

point yang diambil adalah :
  • dulu kita menganggap rasa suka sudah mencapai rasa cinta..ternyata dalam komponen diri ini banyak hal yang menghijab sehingga kita menyangka sudah mencintainya..padahal bisa jadi hawa nafsu or syahwat kita yang berperan..atau rasa iba yang dilabeli kata 'suka' atau 'cinta'
  • niat baik memang harus dilakukan dengan akhlak yang baik.

Ya Allah lindungilah kami dari segala niat yang menghancurkan Rumah Tangga kami, lindungilah aku dari rasa iri, hasad, dan cemburu. Lindungilah suamiku ya Allah..bimbing kami dalam perjalanan ini..hanya Allah satu2nya Pemberi kekuatan dan hati yang lapang…amiin..

2/01/2011

curhat...ga...curhat...ga jadi :D

Hayyyyy,,,,aku pengen curhat...tapi curhatnya banyak...gimana yah...curhat ga yah?? abis bingung saking banyaknya...ya udah deh ga jadi...hihihiihi...

kaga niat ini mah...abis misua di depan laptopnya...jadi aja olint juga nemenin sambil ngeblogs aja...jam nunjukin pukul 00:32...masih direcokin ma suara TV nyambi nonton CSI Miami...sambil FB chat ama teh ulie,,,hihihi...seneng juga bisa ngobrol..dah lama aku terisolasi ama dunia maya (majas hiperbola parabola)...kekeke...

ya sudah begitu aja..hanya melepas sejenak...itung2 ga bikin jempol nganggur...

dadaaah...sambil memandang akangku yang kasep
*kaga ada yg muji selain istrinya....hihihihi
wassalam

12/23/2010

My Status in 2010 -1

Tulisannya ga begitu jelas.....

My Status in 2010

Salaam...
Waw waw...ternyata ada aplikasi fb di akhir tahun...ngerekap semua status...hiihihi..pas dibaca dr januari awal jadi ketawa2 sendiri..banyak yang lupa...yo weis sambil dokumentasi...enjoy it ^_^...







12/04/2010

Ngisi diantara kesibukan

Sabtu, 04 Desember 2010
18:52 wib

Salaam....
Magrib loh sekarang...:-) waktu ga kerasa cepet banget berlalu...dan seharian aku hampir ada di ruangan mushola yang dijadiin tempat kerja ku sementara...soalnya meja kerjaku di bawah..setiap mo kerja ada karyawan kang mas,,,dan aku ga bisa leluasa,,,dikarenakan kondisi ku yang harus tertutup dan aku ga kuat dengan mandi sauna nya,,,padahal ada AC...cuman belum terbiasa aja... :-)...

Sambil mengisi waktu nungguin yohan (adikku yang bungsu nan bertubuh besar) ngebantuin olint,,,olint ngeblogs dulu aja ah...Yohan baik mau nolongin olint :-)...soalnya udah beberapa hari aku ga kelar2 bikin laporan keuangan...dikarenakan transaksinya yang lumayan banyak...n harian sedangkan aku harus ngejurnal sesuai akun nya masing2...padahal dulu sempet belajar n aku menyukai pelajaran akuntansi,,,,hehe karena ga pernah diasah jadi aja tumpul...sangat disayangkan..dan bener,,,selisih lagi deh....hehehe...dan aku menyerah namun belum memasang bendera putih,,,masih harus berjuang...harus terus belajar,,,walau waktunya malam ini mau dilaporin ke kang mas, soal kondisi keuangan dan informasi apa aja yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan.

Hari ini ga masak...sekarang udah jarang, karena sering keluar kota ditambah kang mas yang makan di luar jadi kalo masak untuk makan sendiri malah banyak yang kebuang, jadi mubadzir deh,,akhirnya olint pesen delivery order aja...pesen PH n aku bisa makan rekap pagi n siang...n anehnya ruangan ini jadi tempat multiaktivitas olint,,,maaf yaa ruangan...olint jadi bikin berantakan ama kertas2, tisu , makanan....AlhamduliLLAH chicken wings n potatoes wedges ama ice cream dicampur brownies olint bisa ngeganjel perutku ampe berotot 2 pack horizontal...(kekekeke lebayys),,,:D

Kepala lumayan nyut2an..disamping sedang off sholat..sepertinya karena aku kurang darah n begadang...hmmm...pengen rasanya waktu diatur dengan baik...semua tepat waktu, ada waktu untuk belajar, bekerja, istirahat, dan ibadah (padahal seharian mesti dijadiin ibadah kalo olint niatin semua untuk ibadah :-) iya yah,,,semua mau ngetik, mau baca, mau makan semua harus menyertakan Dia Ta'ala dalam kehidupan kita...jangan sampei ngelamun ga puguh...ngelamunin pangeran barak berkuda putih dateng membawa sepatu kaca n mencari putri cinderolint untuk pergi ke negeri indah entah berantah,,,,hush hush....sok ngahayal wae...getok!!!

Oiya kemarin kita ke Garut...perginya sih nginep dulu di bandung...paginya baru ke rumah abah s_ma....kangen banget sama abah s_ma...kangen sama beliau :-) dan Alhamdulillah kemaren kami datang n dapet rejeki yang pertama...dan beliau sudah ada di depan teras...subhanALLAH senang hati ini melihat beliau :'-) dan ternyata kang mas diajak masuk dan sudah dibikinin teh...Allahualam beliau menyambut signal kang mas dari jauh...:-)
bla bla bla....kita ga nginep lama di bandung..sepulangnya kita langsung ke Jakarta, dalam perjalanan dr 1/2 6 sore diisi ama lagunya DEBU diiringi hujan besar di luar...serasa romantis gini...mendengar alunan kalimat indah sang pencinta kepada Sang Pencipta dalam album Gubahan Pecinta...dan ini membuat waktu kami diisi oleh sesuatu yang nyaman sejenak. Ada sebuah lirik indah di album ini...bahkan banyak...cuman aku ga punya liriknya...coba cari2 di internet ternyata ga dapet. Kalo ga salah kemarin tuh judulnya "Cinta Saja"...dan hingga saat ini aku menemukan judul lagu debu "Allah,,hati memanggilMu"..setidaknya ini bisa menggantikan penasaran olint yg dari tadi ga nemu2 lirik lagunya "Cinta Saja"...hmmm indahnya :-).. Semoga lagu ini mencitrakan rasa keinginanku yang terdalam untuk memanggilMu yaa Allah...bantu aku untuk selalu tartaut....

dan ini liriknya :-)


Allah Hati MemanggilMU

Hamba ini tetap heran
Meminta-minta rahmatMu
Dalam dunia diasingkan
Allah, hati memanggilMu

Ada yang ingin pahala
Hamba tak ingin selainMu
Itu adalah berhala
Allah, hati memanggilMu

Memang tak kuingin surga
Walaupun adalah ayu
Kudamba hanya Sahibnya
Allah, hati memanggilMu

Tanpa wajahMu di surga
Muka bidadari kuyu
Dari wajahMu cahaya
Allah, hati memanggilMu

HambaMu ini sengsara
Hatiku tetap mengadu
Aku mangsa serigala
Allah, hati memanggilMu

Dan cintaku memang lemah
Kumengeluh padaMu
Aku selalu terlecah
Allah, hati memanggilMu

Hamba ini tetap heran
Meminta-minta rahmatMu
Allah, hati memanggilMu


Wasalaam,,
Dzihni Firuz....

11/28/2010

Hari ultah mba Esti :-)

Minggu, 28 November 2010
15:31

Salaam....
Hay hay Lona.... :-)
Sore yang cerah dan indah....:-) SubhanALLAH...semoga hati ini selalu ceria selalu dan Allah selalu melimpahkan rahmat dan keberkahanNya kepada kita..amiin. Oiya hari ini temen X-kantorku n X-kostanku mba Esti ulang tahun...aku hanya ingin membuat kue untuknya..semoga kuenya enak..sayang ga bisa dianter ke sana hari ini, mungkin besok rejekinya anak kantor KCS Jakarta.

Hmmm... mo nulis apa yah?? kalo boleh jujur sih, sebenernya aku pengen banget nulis tentang sesuatu yang bermanfaat...sempet ngeliat temen2 seperjalanan beberapa orang diberi kemudahan untuk membagi sesuatu, entah itu hikmah Al-Quran, ntah kutipan hadist bahkan kalimat indah dari orang2 yang shidiq....:-) dan aku hanya membagi ini....hehe...apa pun semoga aku selalu bersyukur atas apa yang dihadirkan, atas apa yang dianugerahkanNya...karena kalo kemauan ada tapi belum mampu dan kita paksain, yah bisa jadi itu hawa nafsu..lagian aku juga takut kalau menulis sesuatu dan aku tidak mampu menjalankannya, namun tulisan bisa saja menjadi pengingat walau kita belum mampu untuk menjalankan sesuatu yang dianggap benar. So balik lagi ke kemampuan masing2...:-)

Btw,,, olint belum mandi ih....ya sudah...difikir2 mo nulis apaan juga masih bingung...hehe,,,yo weis cabs dulu yah...dadah :D


Senin, 29 November 2010
Akhirnya kuenya dikirim juga ke kantor KCS Jakarta di Harmoni...aku minta tolong bang Bari untuk sampein kuenya...pas waktu lagi panas2nya matahari...alhasil kuenya lumer ampe sana...hehehe...pas nyampe mba Esti langsung kirim foto kueku yang sedikit lumer....alhamduliLLAH paket kilat bang Bari nyampe juga kesana....:-) aku ga bisa ngasih apa2...buat temenku ini selain doa untukmu mba....ini fotonya.... :)

ini aku dikirimin gambar via BBM...abstrack blackforrest kukus ala chefrolint (kalo digabung katanya berasa merk mobil~ chevrolet...padahal mah jauh)....xixixii :D
ps : don't judge d cake from d topping....taste more be important!! hehehe

untuk mba esti --> "Selamat Ulang Tahun mba E..:-) semoga mba senantiasa bahagia dan selalu dalam perlindungan Allah SWT...soal jodoh...semoga cepet2 dipertemukan yah..amiin.."

wasalaam...:-)

Olint manis anak Om Bay ;p

My story two years ago...

Sabtu, 271110

18:45

Salaam…Topik bagus nech…ciyeeh…kekeke…(itu mah kata olint aja) hihihi..abis selama ini belum pernah share loh tiba2 di blogs, status olint dah nikah aja…tanpa kabar, hilang dr peredaran tiba2 status “unavailable” lagi…dulu pas kerja di kantor juga ga sempet nulis2…paling inget pas lagi istirahat saking sakaunya pengen curhat…paling curhat ada es podeng ama bang udin nya…hehe (OB x-kantorku dulu)…dah itu udah aja ga ada kabar…krn di kostan sisanya capek..boro2 mau online…dulu ga bisa ol juga sih..dikantor juga ga sempet… nah sekarang nih waktunya untuk share..mumpung dikasih keluangan, misua lagi itung2an…(sambil berharap semoga yang si akang baik2 saja n kerjaannya selalu dimudahkan, dan Allah selalu merahmati dan memberkahi langkah beliau…amiin)….

Biasaaaa…olint yg dulu ma yang sekarang masih sama….untuk mulai intinya,,,pasti aja basa-basi dulu…---what???!! Basa-basi??!! Ga lah…itu mah prolog…enak aja bilang basa-basi!!! Naoon deui…asa ngebela diri ga puguh gini…tiba2 marah…eh ga boleh marah..ntar uratnya mengkerut loh…;P

Dulu waktu kuliah olint sempet aja kefikiran nikah itu kaya gimana yah? Ah nanti kalo udah ber RT baik nya kita harus gini…trus ke suami seperti ini…yup itu dulu pas olint bertanya2 soal seperti itu…mencari2 artikel biasanya bertema2 tentang pernikahan…”ooh Tidaaks…anak kuliahan mikirnya pengen nikah!! Hihihi…-eh jangan salah kira, dilingkunganku banyak temen2 yang p

as kuliah udah nikah, bahkan pas lulus pun banyak yg tiba2 memutuskan menuju ke sebuah gerbang itu” sedangkan olint?? Hihihihi…jadi pengen ketawa…olint hobbynya ngumpulin artikel tentang pernikahan..bagaimana pernikahan yang ideal…bagaimana hak n kewajiban seorang istri ke suami, bahkan sebaliknya…kekekeke, walaupun keinginan untuk nikah sendiri masih bingung…ky belum ngebet banget walau kdg kepikiran…hohohoho… :D…luchu juga,,,sambil baca,,mengamati..bertanya2 siapakah gerangan suami kita kelak…blablabla…(ck ck ck….ada2 aja…^^ )

Dan persaat ini aku mengomentari bahwa anggapan praktek itu tidak semudah teori adalah emang ada benarnya…karena apa??

Begini ceritanya (jadi keingetan sinetron misteri di TV):

Kisahku ini sangat aneh n mengejutkan…..Jrennkkk,,,,(iih ai olint??!!! Bahasanya aneh pisan…- ngetik sendiri koment sendiri-red)…semenjak lulus kuliah alhamduliLLAH Allah ngasih jalan..tanpa waktu lama tiba2 olint ada panggilan kerja ngelewatin 7 tahap seleksi interview,,cerita cepetnya sih akhirnya aku keterima kerja di Jakarta (walau banyak cerita lalu yang cukup aku simpen, bagaimana seseorang yang baik selalu support, ngasih masukan, nemenin waktu olint saat itu…semoga Allah selalu memberi Kebaikan untuk beliau…trims RDW ;’-) )…ups…lanjut….tarik nafas...

Olint sempet kerja kurang lebih setahun di perusahaan BUMN…hari demi hari sih hanya diisi oleh rutinitas pekerjaan..weekend istirahat n nyuci, kadang belanja pakaian kerja or refresh ma temen kantor…selama berjalannya waktu…secara gitu loh!! Kostanku kaga ada TV n radio…hehehe…jadi dunia ini serasa di gua…yang ada hanya suara olint sendiri…terkadang kalo lagi pengen curhat yah kerjaannya ngerekam video via hp…or kalo ga calling2 ma temen2,,,untuk nulis sepertinya ga dulu…soalnya jari2 jempolku perlu istirahat sejenak (lebayy pisan)….

Singkat kata sih ( Singkat???—ini kepanjangan Lint….)…dulu paling mengenal orang lebih banyak via mobile phone,,,alias telepon..krn jarang ketemu bahkan ada yg ga ketemu juga,,,minimal bisa sharing,,bisa diskusi, tuker fikiran atau apapun…dan olint menikmati itu semua…cewek or cowok…minimal mereka yang punya kerjaan n ngelepas penat dengan bercerita ketika di rumah dan hanya media telepon…dan itu banyak mengisi hari2ku yang hidup sendiri tanpa sanak saudara di Jakarta…

Olint ga mau detil sih ceritanya…yang pasti dengan berteman kita bisa mengenal apa yang mereka fikirkan, apa yang mereka rencanakan, bahkan lebih ke tingkat diskusi…walau dicampuri obrolan tentang masa depan…(dan aku kefikiran temenku almarhum BF..yang dulu sempet ngobrol n cerita ttg kerjaan or masa depan…dan kita ga pernah tau kapan Allah menutup usia kita di dunia ini- semoga Allah mengampuni dan menerima amal baik beliau…amiin)..dan untuk status pacaran??

Nah itu…olint sendiri ga matok untuk pacaran..lebih ke membuka pertemanan, mengenal orang, mengenal permasalahnnya…dan itu menarik untuk olint…ketika kita hanya sedikit memberi masukan ternyata hal itu sungguh berharga bagi yang lain..bahkan sebaliknya…dan kami belajar bagaimana caranya untuk menghargai hidup dengan baik (walau masih ngeblank dan butuh banyak pembelajaran). Dan ketika ditanyai tentang hubungan olint lebih mencari orang yang mengajak menikah..dan kenyataannya ternyata beberapa dr mereka pun serius mengajak menikah…

Entah kenapa…ketika ditanya kriteria apa yang olint cari…olint sendiri ga bisa jawab…dan ketika tahu pun aku ga bisa mengungkapkannya…beberapa temen nanya, secara masuk akal sih dibilang fisik bagus iya, dibilang materi cukup iya, dibilang orang baik iya…trus apa sih yang olint cari?? Nah itu bingung…aku sendiri ga bisa jawab…dan ketika aku ditanya tentang keputusan yah aku ga bisa memutuskan…hanya bisa sebatas pertemanan…Walau dalam hatiku ada hal yang tersimpan…aku hanya berharap kelak pasanganku adalah pasangan yang Allah berikan…Yang terbaik bagi olint menurut pandanganNya….dan tahap demi tahap entah kenapa aku memutuskan untuk tidak menerima ta’aruf dari 4 orang ini..

Susah sih…mau gimana nentuinnya?? Saat itu aku masih ngeblank…dan hanya mengalir, 4 orang menghilang…dan beberapa orang masuk dalam hari2ku…dengan niatnya yang serius…dan ga bohong, aku pun ga menangkis bahwa aku punya rasa pada salah satu mungkin beberapa…ada simpatik, ada rasa kagum, ada rasa “merasa nyambung kalo ngobrol”…tp yah aku pun blank akan rasa itu…apakah itu rasa yang Haq atau memang rasa yang tumbuh karena hawa nafsuku…dan itu mempengaruhiku,,,sangat mempengaruhi hidupku…aku pilah2,,,aku ingin rasa yang Haq,,,dan aku blank….

Entah kenapa suatu saat…ketika aku merasa stuck akan rutinitas yang ada,,,tiba2 aku rindu akan sebuah majelis..aku rindu untuk pencerahan…rindu untuk semuanya…setelah berbulan2 lamanya. Tanpa berfikir panjang kemudian aku mengubungi teman yang ada dijakarta. Singkat cerita aku bertemu dengan mba Ayu (nama inisial) dan Minggu sepulang lembur kantor kemudian kami bertemu di sebuah tempat.

Dan beliau ga sendiri…ditemani seorang ikhwan yang ternyata mau pergi juga…dan tgl 1 Juni 2008 itulah awal kami bertemu…tanpa aku berfikir panjang (dan aku hanya berfikir si ikhwan itu calonnya mba Ayu) karena jarak dari pusat ke tempat tujuan jauh yah akhirnya kita bareng ke suatu tempat untuk merelaksasi hati (belum nemu istilah yg tepat :-) )

Singkat cerita…ternyata ikhwan ini lah yang saat ini kelak menjadi suamiku… dan proses menumbuhkan rasa itu sangat singkat…hanya berbulan2…meyakinkan diri, istikharah, dan ternyata akang melihatku sebelum mengenalku/ bertemu denganku …………..

Waah si akang udah dateng….aku harus kebawah ngebukain pintu dulu yah blogs….ntar kita lanjutin lagi…sekaligus makan malem dulu…udah kekerebekan….dadaaaah :D

23:43

Cins…aku kembali….:-) hehe tadi rehat sejenak…makan malem dulu…di Jun Nian…sempet mau nonton tp kefikiran..lagi pengen hemat (hihihi…sekarang mah mikir)…lagian si akang baru pulang itung2an…jadi sepertinya tampak lelah..kasian juga kalo dipaksain nonton :-)..akhirnya kita balik arah pulang..yah Saturday night diisi oleh makan malam n nyobain pick up baru nya akang….suspensinya kalo ngelewatin polisi tidur berasa lagi outbond,,,hehehe tp yah nyoba sesuatu yg baru itu menyenangkan asalkan hati kita berdua pun ikut seneng :-)

Whoiii…balik ke topik!!!

(galak amat sih!!) hihihihi…sekarang olint lebih tegas dari biasanya :D

Ok…lanjutin yg tadi….so he saw me in his dream, and I believe it's not just a dream but like a real vision. but I need time to this process. When someone asks "why are you convinced that he saw you in that dreams?" I’ve just answer "I do not know, I thought I was permitted to know him and receive his character" (hapunteeen pisan…ini bahasa inggris jangan dicontoh…ga baik buat kesehatan…sok sok an bahasa inggris…hehehe da gimana lagi…abis kalo indonesia asa fulgar pisan” kekeke sama aja padahal…setidaknya org amrik pun mungkin ga akan ngerti kalo baca kalimat ini…(emang siapa yg mo baca…ngaco…kekekeke:D)…dan aku butuh waktu untuk meyakinkan itu semua…secara nyata aku punya “rasa” (yg aku pertanyakan soal rasa hawa nafsu atau haq) ama salah satu temenku…tapi dengan berjalannya waktu…muncul sesuatu yg aku fikir ini sebuah jawaban.

Yup suatu malam…sebuah kejadian seolah menjawab pertanyaanku…di sebuah tidurku…yup detilnya aku ga cerita…yang pasti ko aneh in my dream aku memilih ikhwan ini tp secara nyata aku merasa bahwa aku belum punya ‘rasa suka’. Ternyata tanpa kusadari bahwa dengan aku mengenalnya, aku mau menerima sifatnya yg apa adanya (untuk org yg pertama kali kenal mungkin sangat kaget akan satu karakter)..entah kenapa aku dipermudah untuk mengenalnya dan menerima sifatnya..(yang notabene aku dulu suka ilfilan ama org). Sungguh Ironi!!! (cieeeeh bahasanya euy…hahaha)…

Dan ketika kubangun…aku bertanya..ko aku milih ikhwan ini yah? Secara di sini aku ngerasa suka sama temenku ini…SubhanALLAH…apakah ini sebuah jawaban?? Dan ternyata aku mulai memohon agar rasaku ditumbuhkan, diperkuat, dan diberi kemudahan untuk menjalankannya… jika memang benar ini pilihanNya yang terbaik untuk aku…..

Dan aku sering mendengar kalimat…”Yang terbaik bagiNya belum tentu yang terbaik bagi kita..begitu juga sebaliknya” akhirnya aku menyerahkan ini semua…dan menjalaninya bak air yang mengalir…”kemanakah Engkau akan mengiring perjalananku Yaa Rabb”…akhirnya sejalan waktu..aku semakin diyakinkan kembali…walau perjalanan ini tidak mudah bagi kami…butuh adaptasi untuk mengenal sifat n karakter masing2….

Namun…ketika kehendakNya terjadi, maka seluruh alam akan mendukung semua ini terjadi…dalam proses khitbah, resign (sampei ga bayar penalty), proses pernikahan (undangan ga bayar, catering murah dan makanan enak, perias pengantin n gratis cuma2 baju pesta bahkan sampai kondisi cuaca) pun semua dipermudah…SubhanALLAH..alhamduliLLAH… AllahuAkbar…malam itu…Minggu, 19 Jumadil Awal (15 Maret 2010) pkl 19.00..akang ucapkan ikrar perjanjian untuk nikahin olint…dan malam itu malam yang indah…bulan menampakkan sinarnya yang keemasan…seolah menjadi saksi pernikahan kami (kali ini boleh kan rada romantis bahasanya??)…walau sore hari n hari2 sebelumnya kita sampai kefikiran soal cuaca yang hujan diiringi petir n angin….Maha Suci Allah, Segala Puji Hanya untuk ALLAH…ALLAH Maha Besar….

Dan hingga saat ini kami menjalankan pernikahan ini…dengan segala kejadian, ujian, pembelajaran, pengenalan, perbaikan, canda, tawa, luka, dan sedih..Semoga Allah menaungi cintaNya agar kami selalu mencintai karenaMu…dan mencintaiMu dengan segenap hati ini yaa Rabb…bimbing kami dalam perjalanan ini dan luruskanlah niat kami hanya untukMu…amiin Yaa Allah Yaa Rabb ‘alamiin…

Ketemu pertama kali : 01 june 08, Khitbah : 05 Oct 08, Akad : 15 Mar 09, Resepsi : 21 Mar 09.

Dan ketika kehendakNya terjadi, maka seluruh alam akan mendukung semua ini terjadi….

Wasalaam...

11/27/2010

Memulai itu Ga Mudah...

Sabtu, 271110

05:40 wib

@Kamar merangkap mushola

Salaam….

HaloHaaa,,,,hihihihii…bentar..bentar….pengen ketawa dulu…ha ha ha…ga abis fikir…olint…olint…bayangin dari kemarin2 niat pengen ngeblogs lagi susah nya minta ampun…nih kronologisnya :

Hari ini alhamduliLLAH ada waktu luang..dah niatin..ah siang ini mo ngetik…eh bentar ternyata lantai perlu dipel..yo weis ngepel dulu…trus adzan dzuhur tiba..eh sholat dulu aja…selesai sholat baru mulai ngetik ah…tiba2 kaki ngelangkah ke kamar mandi…nyikat sendal clark ku yg udah lama ganti warna alias kotor..nah abis nyikat baru dah maskeran…ternyata muka ku juga lagi butuh perhatian krn akhir2 ini jerawat betah nempel di wajah n harus dibersihin + di masker..dalam hati sambil bilang…abis maskeran baru rehat dah di depan laptop mulai ngetik …tiba2 aku lupa ternyata perut ini laper…karena si akang ga makan siang diluar n mungkin makan malem juga di luar…ya sudah hari ini aku ga masak..akhirnya contact PH delivery..pesen yang cukup buat diperut…alhamdulillah sambil nunggu anteran sampei..akhirnya…HOREEE!!! Aku buka laptop juga…tapi bentar…ada yang ga beres nih…aku mulai buka facebook..check notification, liat foto, buka situs lain, baca berita blablabla…dan akhirnya ah ntar aja deh ngetiknya…terus n terus…dan ashar berlalu, sholat, tiba2 ngantuk tidur…n sejam ku terlelap…bangun2….TIDAAAKSS!!! udah jam 5 sore…terus aku fikir…ini kapan ngetiknya??? Sambil bertanya2 bahkan mentertawai diri sendiri…kenapa olint bisa gitu yah?? Ya sudah aku harus ngetik!!..dan ada aja selingan aku ke bawah buka kulkas n ambil belimbing sambil ngemil sore ini. Penasaran n ada sedikit kesel karena rencana awal ga sesuai n aku lalai…untuk ngetik aja aku susahnya minta ampuun…

Pointnya adalah :

Ini hanya contoh kecil…untuk sebuah keinginan mengerjakan sesuatu aja banyak hal2 atau godaan lain yang ga bisa olint tepis,,,olint mesti fokus..walaupun olint mesti liat status pentingnya pekerjaan..yg kata si akang “First think First” point penting yang harus dikerjakan…Ini hanya ingin mengetik loh lint….bayangin dengan sebuah keinginan akan bertaubat…niat bertaubat..nunggu ntar dan ntar…kapan taubatnya?? Taubat kan bukan sekedar ucapan istigfar aja..tapi pengerjaan yang dilakukan secara rutin dan terus menerus….sebenernya sih sangat jauh korelasi antara “ngeblogs” n “ngetaubat” hehehe… cuman ini yang olint rasain…niat belum tentu berjalan tanpa usaha yang kuat….walau segala godaan dateng coba balik ke niat awal….hmmmm…ok deh…memang untuk memulai itu sangat sulit, ga mudah…Olint ngerasain dulu nikmatnya ngeblogs n curhat…tiap ada kejadian aku tulis dan share…n bikin hati ini ga numpuk oleh curhatan…tp lebih disalurkan melalui tulisan…dan aku kangen ama hal itu…hampir 3 tahun lebih n sekarang jadi IRT aku udah jarang nulis lagi…ayo wake up Lint!! Semoga ini jd ajang pemikiran olint…kata AA juga harus dr yg kecil, saat ini,,,Semangat Neng Olint…eh udah magrib…rehat dulu yaks ;-) hehehehe…

Wassalam…

Alhamdulillah…akhirnya bisul menulisku pecah juga ;-P